Monday, December 10, 2012

butuh motivasi!

Apa mimpi terbesarmu Na? jadi Dokter hewan! ucapku meyakinkan

Sayangnya, itu dulu. Ketika aku berani bermimpi besar. hanya saja, ketika pertanyaan itu kembali dilontarkan. aku tidak punya jawaban yang meyakinkan. Mimpiku sedang kosong. Menjalani hidup tanpa mimpi. ketika berkali-kali jatuh dengan mimpi, maka aku memilih hidup apa adanya. Mengikuti arus hidup kemana akan membawa aku pergi. Semua mimpi hanya imajinasi. Tak ada yang ku kejar, tak ada yang sedang ingin ku gapai.

Tapi aku menjadi semakin benci, ketika tersadar teman-temanku sedang berlari jauh di depan, dan aku masih di garis start, takut untuk mencoba dan memilih diam. Ah, mungkin, aku hanya butuh motivasi!

Wednesday, November 28, 2012

Selamat Mengulang Tahun, Ayah :)

Hari ini, Ayahku usianya berkurang satu. Rasa bahagia bahwa Beliau masih diberi umur dan rasa sedih menunjukkan pada usia ayahku yang menginjak 51.

Sengaja, setelah kelas HPTAN selesai aku buru-buru ke Fakultas sebelah cari pulsa, untuk menelpon Ayah.
"Assalamualaikum. Papaaa, selamat ulang tahuuuun...."
"walaikumsalam. waaaah makasih ya anakku, duh Papa belum tidur dari kemarin na, papa lagi banyak banget kerjaan, perusahaan blablablabalblablablabla"
*menyimak mendengarkan*

Ayah, lagi butuh temen mendengarkan kegiatan sehari-harinya kayanya. Semoga di hari ulang tahunnya, ayah dikasih waktu istirahat dan tidur yang cukup. Amiiin

Sekilas tentang Bapakku, namanya Wahyudi Rahayu. Asli Solo, bahasa jawanya alus pisan. Ngomongnya juga alussss sehalus sutra~~ #racetoyoben

Seorang lelaki yang ku kenal dengan disiplin yang tinggi. Cerdas, dan agak pendiam. Terlihat cuek, namun diam-diam selalu memperhatikan setiap detail dari anak-anaknya. Seorang lelaki yang sangat melindungiku dari segala mara bahaya. Yang menjadi tempat bernaung ketika aku kebingungan. Berbagi ilmu bersama Ayah, seolah tak pernah ada habisnya. Dengan selera humor 80an yang membuat ketawa dengan hal-hal kecil yang ayah buat :))))
ayah suka banget pake topi, punya segala motif topi dari topinya Dono Warkop DKI, topi abri, dan masih banyak lagi

Ia hanya lelaki biasa. Yang kukenal dengan semangat yang luar biasa. Tak pernah menyerah, walau seringkali jatuh bangun. Orang yang selalu mengingatkan di sepertiga malam untuk sholat tahajjud. Lelaki yang selalu ku khawatirkan, karena ia sering pulang malam. Bapakkeeee. Aku rindu......

gaya ayah kalo nyetir, kadang suka nyetir sampe mangap-mangap saking ngantuknya :p
Semoga Papa sehat selalu, panjang umur, rejekinya dimudahkan, semangatnya tidak pernah luntur, dan berhenti merokok ya paaaa *yang ini nih papa punya seribu alasan untuk tidak berhenti merokok* -__-'

"pa, mau kado apa niiiih?"
"hmmm, papa mau kado Tahu Bacem"

Spesial tahu bacem bungkus kado untuk ulang tahun ayah akan datang di Akhir Desember :))))

jangan tanya kenapa?

Tuhan, mengapa Engkau menciptakan perbedaan, ketika Kau hanya ingin disembah dengan satu cara? mengapa Engkau berikan sanksi pada perbedaan? Bukankah perbedaan itu saling melengkapi?
Bukankah apapun kepercayaan yang kami yakini semua mengajarkan pada perbuatan kebaikan? Lalu, mengapa Engkau melihat manusia bukan dari perbuatan baiknya, namun lebih pada apa yang di percayainya? Tuhan, bisakah dengan perbedaan yang kami yakini, Engkau melihat dari setiap perbuatan baik manusia tanpa memandang perbedaan kepercayaan yang mereka punya?

"Berbuat baiklah, biar Tuhan menilaimu. Biar manusia menyayangimu. Sayang jika kau berbuat baik hanya untuk sesama satu kepercayaan. Kita ini manusia. Semua manusia sama dan hidup bersama." :)))



katanya, tidak usah bertanya lagi. Lakukan saja kebaikan, tanpa pandang bulu. Tapi, saya cuma ingin tahu kok, ingin tahu tentang Tuhanku, dan segala rahasianya. Maaf kesokingintahuan saya ya sang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Semoga suatu saat nanti, Tuhan mau berbagi rahasianya dengan saya, di SurgaMu nanti kan ya Allah? Amiiin....

Monday, November 19, 2012

Abang melamar

"na, kakakmu udah kepengen kawin, dari kemaren minta pulang ke Solo buat ngelamar Mbak Nov, idul Adha abangmu mau pulang, mau ngelamar Mbak Nov" Ucap Ibu, beberapa hari sebelum Idul Adha kemarin


JEGEERRRRRR. Berita ini cukup menghebohkan sekeluarga. Ga kalah hebohnya sama isu Kolor Ijo udah nyampe Jati bening.
Abang saya, yang belom lama masih suka main petak umpet, suka usil, suka meperin upil di tembok. Sekarang Udah Siap Kawin. Cius?? Miapah?

Malam Idul Adha kemarin justru aku pulang ke rumah, demi nyicip Tengkleng Favorit buatan Ibu.  Nyomnyom. Malam itu, malam Idul Adha deh kayanya, kalo sapi-sapi deg-degan mau dipotong. Abangku gak kalah deg-degannya mau ngelamar anak sapi orang


"pa, cara ngelamar orang gimana sih?"
"kamu blablablablablablablabla........................."

Topik pembicaraan antara Ayah dan Anak Laki Pertamanya ini lamanya bukan main. Setelah lama ngobrol, telepon ditutup.
Lalu Ayah bilang, "Lah, Ka reja nanya papa gimana cara ngelamar, padahal Papa aja dulu ga ngelamar Mama, kita dulu langsung dinikahin ya Ma? Inget ga dulu blablablablabla" Cerita romansa masa lalu mereka pun diceritakan kembali membuat gelak ketawa tak menyangka bahwa kini mereka justru menikah. xixixixixixi :3

Yauds, Resmilah Abang melamar secara informal ke Mbak Nov. Secara Formalnya nunggu Mbak Nov lulus dulu. "Kalo sekarang, biar ada kepastian dulu" Kata Abang.
"Tidak ada yang lebih menyakitkan daripada ketidakpastian. tidak ada yang lebih bahagia dari kepastian itu sendiri." Kata Muh. Ridwan, ngomongin sponsor pas lagi Rapat koor PRJ -_- #gaknyambungbro

Well... Setelahnya, Abang udah nyicil beli tanah di Cikunir. Nyicil buat beli tempat berteduh setelah menikah insya Allah. Ayahnya Mbak Nov juga ikut merancang denah Rumah *hasilkepotwitter* :p

Congratulation, for You Bang Eja si Tukang Ngupil Yang Kebelet Kawin :p

Ini nih, Foto Emak Babeh jaman nikahan dulu..... :3

Di nikahannya sepupu, Mbak Aci

Bang Eja Wisudaaaa! *sebelahnya bang Eja, dua gadis cakep. Satu kesayangan emak bapak, satu kesayangan bang eja*

"duh, mama ternyata udah tua ya, udah kepala Lima" Yang paling aku suka dari kedua orang tuaku, walaupun semakin menua tapi semangatnya acung lima ribu jempol! nasehatnya dan selera humornya selalu dapet rangking teratas untuk bisa memberikan solusi sekaligus menghibur duka-duka lara :))

Foto Masa Tua ga jauh beda sama jaman muda, tetep gandeng tangan biar kayak muda-mudi kalo kata Papa :))

Wednesday, November 7, 2012

#curikata

"Biarkan dia jatuh sebagaimana mestinya. Biarkan angin merengkuhnya, membawanya pergi entah kemana. dan kami akan mengerti, kami akan memahami.... dan kami akan menerima"

"Bahwa hidup harus menerima... Penerimaan yang indah..
Bahwa hidup harus mengerti... Pengertian yang benar..
Bahwa hidup harus memahami.. Pemahaman yang  tulus..

Tak peduli lewat penerimaan, pengertian dan pemahaman itu datang. Tak masalah meski melewati kejadian yang sedih dan menyakitkan"

Daun yang jatuh tak pernah membenci angin - Tere Liye


Hidupmu harus di penuhi dengan kesibukan.
Setidaknya kesibukan-kesibukan itu akan membuatmu berhenti berfikir dan berimajinasi
dan jika kamu sudah lelah, maka pelan-pelan semuanya akan berlalu sesuai waktu
jika kamu sedikit beruntung, mungkin kamu bisa melupakan.
pelan-pelan.
 

Monday, November 5, 2012

mungkin, karena Do'a

Di kampus lagi berhamburan korban kecelakaan motor. Dimulai dari satu orang, dan beruntun semakin banyak. Kalo sekarang lagi musim mangga berbuah. Di kampusku musim kecelakaan motor.
4 hari yang lalu aku juga hampir ditabrak truk pick up yang ngebut ngejar lampu Ijo. Ya Allah.... aku selamat dalam itungan detik :''''')))
Aku langsung berenti di pinggir jalan. Mau misuh malah mata berkaca-kaca. Bersyukur. Aku masih idup!

kalo kata Ina, temenku yang belom lama ini jadi korban kecelakaan motor dia bilang, kecelakaan motor ini ga begitu aja terjadi. Ini ada hikmahnya banget di balik dia kecelakaan.
"ini semua kaya caranya Allah ngabulin doa-doa gue, dulu gue pengen istirahat panjang dan akhirnya gue istirahat juga, tapi di rumah sakit. Gue dulu pengen banget di behel, sekarang kesampaian juga di behel walaupun yang di behel gusi."

karena setiap kata-kata adalah doa. maka sudah seharusnya kamu berhati-hati dengan setiap ucapanmu. Tuhan itu kan Maha Baik, ia mengabulkan doa-doa kita melalui cara-cara yang kadang gak kita duga, walaupun hanya sekedar kata-kata keluh misuhan. Be careful ya :)

kalo bukan kita, siapa lagi?

ini hanya sekedar sebagian Dialog, membuka mata dengan senior Fakultas Hukum 2008 yang belum lama ini lulus pendadaran. yang lulus ga sekedar dengan bawa nama gelar dan IP aja. Tapi jiwa sosial dan pemikiran-pemikirannya acung 200 jempol!!!

S: saya
K: Kakak Senior

S : Kak, abis lulus mau kemana?

K : Aku abis lulus mau ikut ngajar di Indonesia Mengajar insya Allah kalo kesempatan...

S : ga cari kerja kak? s2? nikah gitu?

K : haha, nikah mah nanti aja. Kerja ga usah dicari, rejeki ga bakal kemana. Kamu sedih ga ngeliat pendidikan di Indonesia diajar sama orang-orang yang kurang ilmunya? kita sebagai mahasiswa, oran-orang yang berilmu, yang dianggap bisa mengubah bangsa, ya harusnya kita yang mulai membangun negeri ini. Mulai dari pendidikannya. Siapa orang lulusan yang bener-bener berilmu rela mau ngajar di pelosok Indonesia kalo bukan yang hatinya terketuk? Berapa orang yang masih mau peduli sama adek-adek kita di desa-desa yang terpencil sana?

S : iya kak, aku setuju banget. Tapi, disamping itu kan kita punya orang tua, yang udah biayain kita selama ini, berharap anaknya cepet jadi orang sukses, berkeluarga. Gimana mereka kak?

K : Loooh... sukses itu banyak dilihat seginya na, orang yang punya banyak uang disebut sebagai orang sukses? Bagi aku engga. Sukses itu orang yang bisa menuruti kata hati kecilnya, berguna untuk orang lain. Cita-cita orang tua? mereka pasti akan mengerti dengan sendirinya sher. kadang panggilan hati ga bisa ditolak. sukses itu banyak hal. jangan liat dari satu sisi.

S : Kalo udah ikut Indonesia Mengajar, kakak mau ngapain? Kerja dimana kak kira-kira? kakak mah kalo cari kerja insya Allah gampang, prestasinya aja segudang.

K : kerja ga hanya dilihat dari Prestasi. Prestasi dan IP itu menunjang, tapi semuanya dilihat dari orangnya masing-masing. Aku pengen jadi dosen di Universitas manaaaaa gitu yang ga terkenal sher. Biar nama universitasnya bisa terangkat. Yaaaa, sekali lagi, kalo orang yang bener-bener mampu di bidangnya untuk ngajar ditaruh di Universitas terkenal. Pasti biasaaa ajalaah rasanya jadi dosen. Tapi kalo bisa ngajari di Universitas yang namanya belum terangkat dan bisa jadi prestasi. Itu luar biasa. Tantangan besar. Itulah motivasi dosen, membuat mahasiswanya berprestasi dan intelektual.
Uang bukan segala-galanya, dengan uang mungkin kamu bisa buat beli apa ajaaa yang kamu mau. tapi dengan hati, kamu bisa membaut negara ini besar. Ga ada yang bisa lebih membahagiakan daripada membuat Indonesia jadi besar sher. Jadi bermanfaat buat sesama

 Dialog ini masih belum selesai. Masih panjang cerita yang membuat mata hati saya kebuka.... Salut! Masih
 ada orang yang berfikir bahwa, uang bukan segala-galanya, tapi menjadi bagaimana bermanfaat buat orang lain itu lebih dari segala-galanya! Negeri ini bukan hanya butuh orang cerdas! tapi juga butuh orang yang peduli dengan sekitarnya. Kalo bukan dimulai dari kita, siapa lagi?



Saturday, October 27, 2012

Rancak bana ambune!

Tebak dong, ini apaan lempeng lebar-lebar beginian?

Hiaak, ini adalah Jengkol. Pertama kalinya gue mencoba jengkol justru di Kota Gudeg ini. Terinspirasi pas lagi di superindo ketemu anak SMP yang bilang "mamaaa, hiiih ngapain beli jengkol?"

Yang tadinya niat beli shampo, hati justru tergerak beli Jengkol. Setelah beli jengkol, gue pun membeli bumbu rendang sachetan. dan TARAAAAAAAAAAAAAAT Jengkol Rendang Ala Kadarnya....
 
ternyata buat jengkol tuh susah yak ngerebusnya harus lama biar empuk. Rasanya ternyata Delisiosooo. Uenak pancen oye bro. Kayak kentang. Bisalah dikasih judul lain, kentang bumbu rendang. Mungkin di rumah makan Padang, perlu tambah jenis lauk macem ini nih. Enak booook, bikin nagih :9
 
Semenjak Akhir bulan Februari, gue jadi lebih waspada soal kesehatan. Setiap perubahan yang ada di tubuh, makanan juga lebih sering masak, kebersihan makanan. Pokoknya apapun makanannya yang penting sehat! Ga pernah makan ayam metropolitan lagi, walaupun ga pernah makan ayam kampung juga abis mahal banget -__-

Walhasil, karena di superindo ga bisa beli satuan, jadi belinya satu pack jengkol yang banyak banget. Ini jengkol udah dimakan berhari-hari gak abis-abis :'''' 
padahal makannya ga sendirian, udah dibagi juga sama temen kosan yang doyan jengkol. Yasudah, berhari-berhari dalam seminggu kemaren gue makan jengkol terus. Bau mulut gue pun berhembus wangi semerbak bunga mawar. 

"HHHHHAAI, HHHHALOOOHHH, THUUGAS UDAHHH KHELHAAR DHOONG YAAH?" setelah gue bertanya, tiba-tiba temen gue pingsan seketika.
Dia bilang, dia nyium bau kentut semerbak yang baunya tak tertahankan.
Oh..... gue paham..... Mungkin itu...... Bau mulut gue yang berhari-hari disumpelin jengkol. Ihik. Selamat menikmati teman-teman :'')

kuang-en

Abis dapet High Quality Obrolan bareng Rika Rusiani temen seperbangkuan waktu SMA selama 1 jam. Ihikihik, kalo ditanya kangen apa enggak. Gak perlu ditanya rik! kalo kata dita, GUE KANGEN GAK PAKE BAND! #uopoootooo

"gue ngerasa jauh beda sama SMA na, gue kangen banget sama kehidupan SMA gue"
"bahkan rik, gue ngerasa jauh berkualitas pas jaman SMA, dari segi obrolan, dan kehidupan"
"AKH BANGET! dulu yang kita omongin jaman SMA itu impian, cita-cita, motivasi, yaah obrolan untuk masa depan banget"
"mungkin kita cuma belom nemu temen-temen macem keluarga SOS 3 yah rik. Kalo kata temen kuliah gue, Kagak move on move on sama kehidupan SMA"

Sejujurnya nyamannya sama temen-temen kuliah mah nyaman banget! Tapi, ada sesuatu yang belum bisa ditandingin dari nyamannya bersama kalian. Frosten/Canvast/Sosial3 :))



  Ini namanya keluarga! :))
 Abis ujian praktik sejarah ngebuat drama. Gue lupa gue jadi apaan kenapa dikasih kumis gitu -__-

 ruangan kelas Sos 3 jaman masih di lantai bawah deket kantin

 Karaoke bareng di Pondooook!!!

 Belajar Akuntansi detik-detik sebelum UAN :'')))


Kalo mau dilihat, bagaimana jatuh bangunnya menjemput impian, diskusi kecil, tukar pikiran, cerita dan nasehat. Apapun. Semuanya bisa saya dapatkan disini. Keluarga kecil yang selalu ada. Ya Allah, Jagalah sodara-sodara saya ini, dimanapun dia berada.

Kalo boleh mengucap rindu, sudah lelah bibir ini berucap. Ya, hanya berucap, berharap setiap doa yang di haturkan untuk kalian tersampaikan dengan baik. Ah udah ah, jangan mellow-mellow nul ntar mewek :''





Saturday, October 6, 2012

Pekan Raya Justisia 2012 : Ikut lombanya, Raih hadiahnya, Berikan kontribusimu! :)



Yuk, generasi muda saatnya kita ikut memberantas korupsi dengan berpartisipasi dalam Lomba-Lomba yang ada di Pekan Raya Justisia 2012 buka webnya di pekanrayajustisia.com atau Follow langsung twitternya @justisia2012




  • Keluarkan karya kreatifitasmu dengan mengikuti Lomba Iklan semangat pemberantasan korupsi! Melalui media iklan, yuk kita ajak generasi muda melawan korupsi! :) -> http://pekanrayajustisia.com/?page_id=35

  • Punya kemampuan menaransemen lagu? Tunggu apa lagi. Langsung aja ikut lomba Jingle Pekan Raya Justicia. Karena melalui lagu kamu bisa mengajak pemuda untuk memberantas korupsi. Langsung daftar ayo! -> http://pekanrayajustisia.com/?page_id=37

Selain lomba-lomba, Pekan Raya Justisia 2012 juga akan menyelenggarakan Seminar Nasional tanggal 24 November 2012 dan Kampung Anti Korupsi tanggal 1 Desember 2012.

insya Allah di Pekan Raya Justisia 2012 kali ini, akan mengadakan konser amal yang akan mengundang band nasional. Nah, kalo mau beli tiket seminar dan konsernya tunggu kabar selanjutnya. Sila cek twitternya di @justisia2012 ya! 

Kami tunggu partisipasimu dalam memberantas korupsi! :)

Sunday, September 23, 2012

Night......

karena melewati Malam, aku dapat bermimpi tentang cita-cita yang hilang, asa yang tak sebenarnya ada, rindu yang selalu membumbung tinggi, dan mengubah realita yang ada. 

Percayalah, bahwa Malam membuat segalanya dirasa menjadi lebih baik. Bersyukur, pada Ia, yang selalu memberikan Malam, yang menjadikan segala sesuatunya lebih baik.




Good Night Mom, Dad, Irham, Irma, Bang eja :)

Saturday, September 15, 2012

Dua lingkaran tak berujung

Awalnya hanya coba-coba, mendaftarkan diri menjadi Pemandu, bekerja pake hati bukan ambisi, di PPSMB Reformasi.
 
Hasilnya...... Diterima, saya dipasangkan oleh sesosok asing, teman seangkatan saya berambut gondrong, dan belum pernah saya kenal, hanya tau nama dan kegiatan sehari-harinya di kampus yang suka berkelana di hutan rimba, kawan saya tersebut bernama Dio.

“hah gila, rambut gondrong anak Maye, pasti orangnya keras nih” Ekspektasi pertama

Abis training pemandu “NGUAHAHAHAHAHA AGUNG HERCULES” siapa sangka dio si rambut gondrong tukang ngelawak bermuka datar. Jarang ngomong sekalinya ngomong bikin ketawa doang. Dont judge a book by the cover saya rasa adalah satu pepatah yang benar bro. Dio mengubah mindset saya bahwa, ada orang berambut gondrong hati hello kitty cimi-cimi.

Kami dipilih untuk memandu kelompok 8 yang mungkin diharuskan kurang beruntung karena dapet kakak pemandu yang salah jalan. Dalam seminggu kami berinteraksi melalui PPSMB. Duka cita, senang, peluh, kesah menjadi satu dan dari sanalah keluarga terbentuk. Keluarga kelompok 8 :)

Abis kelar ospek, merayakan hari-hari kemenangan setelah nestapa penderitaan tiada akhir selama 3 hari
dari kiri atas "sherina - khansa - saski - hilda - inka - rana - tita (komdis) - regina - karina - zia - novi - dio"
Dari kiri bawah "adit - mail - dimas - ageng - fakhriy - gati - brian (paling depan)"
 

makan-makan gathering kelompok 8 @Muara Kapuas :)

"Delapan itu terdiri dari dua lingkaran tanpa ujung, semoga kita juga begitu, persaudaraannya tak pernah tanpa ujung, tanpa akhir. selamanya di hati, sampai nanti" :)

Penghuni baruuuu

Dikarenakan kura-kura gue yang diminta ponakan mbak kosan, akhirnya peliharaan tinggal sebuah Kaktus asal Jawa Barat yang pernah gue posting sebelumnya, bernama Pablo. yang sering diusik oleh kucing tetangga hingga dia pernah terkapar di lantai tak berdaya.

Mau kena badai apapun, wajahnya gak pernah berubah. Selalu tersenyum. Tapi jika sebuah simpul senyum itu dapat berbicara, pastilah gue udah dimarahi olehnya karena sekarang dia hanya sendirian. Di teras atas. Tanpa teman. Tanpa teman berbicara selain tokek diatas kamar yang super berisik.

Tiba-tiba, Mbak mar, mbak kosan super baik memberikan ganti kura-kura yang diminta ponakannya, dengan dua kaktus munyu-munyu :3 karena gue gatau beli pot hias kayak punya Pablo dimana, akhirnya gue beliin gelas plastik. Maapin eke ya nak kaktus :''

Trio Kaktus

kalo trio macan bisa joget eksotis. Kaktus gue bisa berdiri eksotis kalo lagi berjemur. Tetep aja Pablo keliatan paling nyentrik dari kedua temannya. -_____-' 
Dari semua peliharaan yang pernah gue pelihara, spesies Kaktuslah yang paling gampang buat dirawat, cukup diberikan sedikit air dan tidak perlu disiram setiap hari. Cukup ditaruh di tempat yang terkena sinar matahari. Voilaaaa, Kaktus anda akan sehat!

Setelah melalui perdebatan panjang bersama Mbah Marijan alias mbah melankolis asal bogor mengenai nama ketiga kaktus ini. Tercetuslah 3 deret nama tersebut, yakni......
Ipeh - Pablo - Monlo
*dari kiri*

Pablo, tak perlu ditanya lagi. Nama ini udah paling keren dari segala nama dan jenis sesuatu yang pernah gue pelihara. Keeropaan. Macem nama aktor di Telenovela. Walaupun bentuknya agak kecewekan, tapi Pablo ini berjenis Jantan. Kepala botaknya, kini sudah tumbuh sedikit rambut diatas kepalanya. Ia sudah tumbuh dewasa sekarang. Emak bangga :')

Ipeh, nama ini paling Lokal dari semua nama kaktus lain. Agak ke betawian. tapi genre Indonesia. Sejauh mata memandang, Ipeh paling cantik. Dia paling subur, dan kata mbaknya, Ipeh bisa numbuh penuh satu pot biasanya. We will see, seberapa banyak lagi dia bisa tumbuh menjadi sebegitu cantiknya lagi :)

Monlo, Super Absurd dari segi nama dan bentuk. Lonjong-lonjong kayak lontong ijo mini. Dia juga paling terlihat kurang subur. Walaupun sehat sebenarnya, cuman Fisiknya aja agak kurang meyakinkan. Jenis kelaminnya, gue putuskan hmmmmm Jantan! Jadi 2 Kaktus Jantan dan 1 Betina. Nama Monlo juga penuh perdebatan, tadinya mau diganti jadi Mincu biar agak chinese, Asia punya. Tapi katanya "mincu tuh kayak nama mimin yang dibikin versi banci nya -_-"

Takut Mimin ngambek dikira namanya dibuat versi Banci. Akhirnya Fixlah tiga nama untuk Trio kaktus ini : Pablo - Ipeh - Monlo :))

Sekarang, 3 kaktus ini turut memeriahkan kehidupan kamar kosan gue, setiap keluar kamar pagi hari sambil ngumpulin nyawa mau mandi, akan selalu ada 3 makhluk hidup yang nangkring depan kamar. Rasanya kayaaaak ada temen aja. Nyiram mereka pake air. Setidaknya ada sesuatu yang bisa gue kerjakan untuk mereka. Merawat mereka. Bahagia itu sederhana, cukup dengan merasa bermanfaat untuk sekitar dan bersyukur dengan apa yang kita punya. Hidup itu Bahagia, kalo kita membuatnya begitu membahagiakan :)

Congratulation Pablo, now you've friends :))

Friday, September 7, 2012

Fiksi tokek

Saya hanyalah sebentuk makhluk ciptaan tuhan yang berfisik menjijikan bagi beberapa manusia. Bahkan, mendengar suaraku saja mereka segera menutup telinga rapat-rapat. Mereka percaya bahwa ketika aku bersuara, apabila berjumlah ganjil maka ada roh halus yang sedang mendekati mereka. Padahal kami bersuara hanya karena sedang jaga ronda. Dasar Manusia, dicipta pintar tapi kadang berpikir tidak logis.

Sekarang, rumah kosong yang aku tempati telah digunakan oleh beberapa manusia. Tempatku tergusur, aku harus hinggap di atas kamar nomor 8 yang penghuni kamarnya selalu saja ribut setiap kali mendengar nama jenis spesiesku, namanya Nuli kudengar. Singkat cerita, rupanya Nuli ini acap kali mempunyai ide-ide liar dengan spesiesku. Pernah kudengar Ia berkata begini kepada temannya “Kalo kamu bisa nangkep tokek dan kamu jual, harganya mahal loh" atau “ternyata tokek goreng berkhasiat nyembuhin penyakit gatel-gatel, widiih obat mujarab” Dia berniat membunuhku. Ah sial, kenapa manusia tidak berdamai saja dengan makhluk spesies sepertiku, aku hanya ingin hidup selayaknya makhluk yang lain. Itu saja. 

Semakin Ia merasa risih semakin sering kubunyikan suaraku. Ku buat rencana, bersuara setiap malam dari setiap sisi di kamar tidurnya. hingga Ia terus berteriak “AAAKHHHH TOKEEK DIEEM, GORENG NIIH” setiap Ia berkata itu, aku langsung berhenti, takut dengan ancaman goreng! Bayangkan jika tubuhku harus dipotong dan digoreng, aku tak sanggup membayangkannya. Tetapi ancaman itu tak berarti menyusutkan semangatku untuk tetap gencar membiasakan mereka mendengar suaraku. “tokeeek. Tokeeeek. TOKEEEEK” dan Nuli tetap saja ketakutan. Hingga Ia kadang terkentut-kentut.

Setiap hari, ancaman dari kawanan spesiesku terus melakukan gencaran, tujuan kami satu : mengusir mereka atau membiasakan mereka dengan keberadaan kami. Kami ingin hidup, kami memperjuangkan sekelompok kawanan kami, masa depan dan cucu turunan kami.

Hari-hari berlalu, Nuli tak seribut seperti biasanya lagi. Kini ia, suka menyapaku yang suka nangkring tepat di atas kamarnya, terkadang Ia suka bercerita apa saja dan aku hanya mendengar dari atas kamarnya. Dulu setiap pagi Ia selalu mengeluh jika harus menyapu kotoranku, tetapi sekarang Ia menadahkan tempat sampahnya tepat di atas tempat kediamanku. Kami sekarang hidup beriringan, spesies kami tak lagi harus berperang demi tempat hidup kami. Namun, kudengar dari kotak yang mengeluarkan gambar dan suara, di luar sana masih ada sekelompok manusia yang tempat hidupnya terus tergusur dan ditindas? Tidakkah manusia lebih cerdas dan mempunyai hati nurani? Bagaimana bisa sesama manusia saling menggusur dan menindas?

Ah, aku hanyalah seekor hewan yang tak patut mencari tau dan mencoba menyelesaikan perkara dunia manusia. Yang kutau kini, manusia dan hewan dapat hidup berdampingan. Kini aku punya anak 1, kuberi nama dia Uza, sesuai dengan sedikit nama belakang dari penghuni kamar nomor 8 ini. Menyenangkan hidup dalam kedamaian bersama Nuli. Aku harap, kita bisa saling terus hidup bersama. Salam Raja Tokek!

Inspired by Rico de Coro - Filosofi Kopi :)

Friday, August 17, 2012

ketika Semester Pendek dirasa tak adil

Liburan semester 2 ini banyak gue habiskan dengan mengikuti Semester Pendek yang diadakan Fakultas. Dengan adanya SP ini, mahasiswa berhak untuk mengulang mata kuliah yang dikira nilainya belum memuaskan. Bahagia? Tentu! sebagai Mahasiswa gue Bahagia dengan adanya SP, mata kuliah yang harusnya diulang dalam satu tahun bisa diulang hanya dalam waktu sebulan.

Persyaratannya pun mudah, tinggal bayar sesuai berapa SKS yang diambil. Memilih mata kuliahnya walaupun ga semua Matkul ngebuka kelas SP sih. dan juga tidak ada batasan nilai minimal untuk bisa mengikuti SP. Dapet nilai B, dan ngerasa gak puas? Tinggal SP aja, walaupun ga ada kepastian nilai matkul yg diambil bakal berubah lebih baik. Semua kembali dengan usaha  belajar ketika ujian dan kebaikan dosen. Hehehe

Waktu itu, gue ngobrol sama temen gue yang kerjaannya bolak-balik kampus tapi ga ikutan SP.

“X, kamu SP?”
“engga sher, aku ga ikut SP”
“kenapa ga ikut? Padahal ikut kegiatan di kampus jg kenapa ga sekalian SP aja? Lumayan loh sekalian SP bisa ngulang siapa tau nilai berubah”
“mau banget sher aku ikut, tapi..... aku ga punya uang buat bayar SP”
#jleb....

Gue tau, temen gue yang satu ini lagi ngomong dengan mimik yang serius. dan gak lagi bercandaan.

Dari ngobrol-ngobrol itu gue jadi mikir......  iyaya, SP kok dirasa gak adil....... buat temen gue yang ga punya uang buat ikutan SP. kalo diliat-liat SP jadi ajang mahasiswa yang ‘berduit’ untuk bisa ngulang. Gimana yang ga punya duit? Yaudah pasrah ga bisa ikutan SP. #miris

Pernah ngobrol juga sama dosen, dia pernah bilang “Dulu pernah ada mahasiswa yang udah nyoba minjem uang sana-sini sama tetangga tapi pas mau bayaran, ternyata kelasnya udah penuh semua”
Ini lebih #Makjleb.

Di satu sisi, SP sebenernya menjadi sebuah fasilitas dari fakultas yang membahagiakan bisa ngulang dengan waktu yang lebih cepat. Tapi di sisi lain, terasa tidak adil bagi mahasiswa kurang mampu. Atau mungkin lebih tepatnya mungkin “yang bahagia yang berduit”

Mengenai nilai minimal untuk bisa mengikuti SP menurut gue juga harus dibatasi. Rata-rata yang ikut SP adalah mahasiswa yang ngerasa nilai B itu masih kurang. Sehingga mereka mengulang agar mendapat nilai maksimal yaitu A. (termasuk gue sih, -_-)

Padahal masih banyak temen-temen nilainya masih di bawah B yang lebih membutuhkan SP tapi kehabisan kelas. Karena kelas SP bersistemkan “siapa cepat dia dapat” yaa sama sih kayak kita berebut kelas pas KRS juga. Tapi, kalo dilihat dari yang membutuhkan, nilai C,D,E jauh lebih membutuhkan kelasnya daripada yang nilainya B. Benul?

Hmmm, apa perlu SP diadakan subsidi silang? Harganya dimahalin dikit untuk bisa bayarin mahasiswa kurang mampu yang ingin ikut, namun SKS nya juga dibatasi misalkan yang di subsidi hanya bisa mengambil 6 SKS dan dibuat nilai minimal untuk bisa ikut SP ? Atau kata dosen saya, “apa perlu SP dihapuskan saja, daripada ga adil, ga semua mahasiswa bisa ngerasa bahagia dengan adanya Sp?”

Ini hanya sekedar opini aja tentang kegiatan SP yang pertama kali gue rasain sih. Setuju? ga setuju? punya opini lain? ditulis aja, daripada di bungkam dalam pikiran dan terus mengusik hati dan kepala. :) 

Wednesday, August 15, 2012

puing-puing yang tersisa kini.... Ah 14 :''')

Hari ini gue memulai membangun kembali kenangan-kenangan lama yang begitu indah. yang membentuk perubahan sedemikian rupa hingga saat ini. di sekolah dengan bangunan sederhana yang hampir bobrok, yang di tembok parkirannya pernah bertuliskan "dilarang bersender ke tembok, waspada roboh"

yang kata orang gedung pabrik roti, sesuai simbol di kelas seni rupa yang pernah gue buat simbol kami adalah pabrik roti yang menghasilkan begitu banyak roti-roti berkualitas kata kakek tiri di perguruan silat beberapa tahun silam. (postingan Tahun 2008 bulan Oktober ---> Pabrik Roti Cililitan )

Gue percaya kalian akan sukses di Masa Depan nanti. Sesuai dengan Impian kita, yang pernah dirajut bersama di dalam gedung hijau nan sederhana. yang nantinya akan menciptakan roti-roti dengan kadar kualitas yang empuk dan cita rasa tinggi. Ya begitulah nantinya kita, semoga kita kelak akan menjadi manusia yang berguna untuk nusa, bangsa, dan agama. Amin.

Sore tadi gue ke 14 dan shocking soda ngeliat bangunannya yang runtuh rata dengan tanah. tinggal puing-puing bangunan dan sejuta kenangan di dalamnya. Tersisa bangunan hijau mentereng Masjid Al Huda.

These are some pictures....


ini bagian toiletnya, padahal belom lama, wc nya diperbagus. merknya jadi American Standard cooy!! Toiletnya duduk!! dan gue belom sempet numpang buang sesuatu disana. :'''

 tinggal seonggok masjid Al Huda dan ruang lab yang masih berdiri kokoh. Zuperrrr Hiksss.

 Truk pengangkut puing-puingnya. Jadi pengen maen bola di 14 deh.

kantinnya.... Abang yadi... Ibu pojokan, Mbak wid..... Mereka jualan dimana ya sekarang?

Kebetulan disana ada mas-mas dan seorang ibu dengan anaknya yang merhatiin gerak jalannya Truk-truk besar pengangkut puing. Naluri kesokSKSDan gue tak tertahankan. Iseng-iseng nanya ama abang-abangnya.

"uaaa sedih juga 14 udah roboh rata kaya gini ya mas"
"iya mbak, anak sini ya?"
"iya, sedih deh mas, bakal berapa lama ya jadinya?"
"jadinya kira-kira 3 tahun mbak, lama soalnya disini bakal dibangun gedung 5 lantai. Ada basement mobilnya juga bawah tanah"
" *brbpingsan* ada basementnya??? 5 lantai?? tinggi banget dong, jangan-jangan pake lift ya mas haha"

bingung juga sih, 14 bakal dapet dana bangun gedung semewah itu darimana ya? udah gitu, kasian siswanya harus kepisah-pisah gedung di Binawan, apa belajarnya efektif disana?

semoga sekolah ini segera dapat bantuan dana yang besar supaya pembangunannya ga selama itu. Kasian banget dong. Terutama ekskul yang pengen latihan. Apalagi ekskul gue yang notabene bukan ekskul dengan peminat yang banyak, gimana bisa ngerangkul junior supaya mau ikutan kalo gedungnya aja misah-misah.... HukHuk..

14 gue rindu banget! gue rindu lingkungannya, orang-orang didalamnya. segalanya yang belum bisa gue dapatkan di kehidupan gue yang baru. 
Untungnya kenangan itu tersimpan rapih di memori ingatan kita yang ga akan terhapus kecuali kita yang menghendaki. Semua masih ada, walaupun wujudnya tak lagi benar-benar ada.

Monday, August 6, 2012

we are free human right?

Ini kuliah. dengan segala ke absurdan. Dengan segala perbedaan pemikirannya. Bukan zaman putih abu-abu yang terkotak. dengan segala persamaan persepsi.

ketika kamu dulu hanya berusaha menerima tanpa mengolah, lalu beginilah hasilnya. terombang-ambing mengikuti angin. tanpa kejelasan.

bukan salah apabila punya perbedaan pemikiran. bukan salah bila kita berbeda dalam mengolah. bukan salah bila akhirnya kamu memilih jalan yang berbeda. "Kamu manusia. Bebas memilih." kata Aya.

23th ♥♥♥

setelah direncanakan dari  bulan-bulan sebelumnya... akhirnya, The End of July, 30 Juli 2012

HAPPY 23th ANNIVERSARY MOM AND DAD

Selamat Hari Jadi yang ke 23 Tahun, semoga terus senantiasa menjadi orang tua yang super untuk kami. senantiasa sabar dan selalu dikaruniai cinta dan kasih sayang olehNya.
susahnya, ngumpulin kedua orang tua super sibuk setelah sholat tarawih. Ayah lagi nonton berita, Ibu malah mau mandi. Ayah lagi ngelap mobil, eh Ibu udah ngantuk dan udah mau tidur.... Tapi akhirnya, irham yang mengkoordinir kedua orang tua agar duduk sesuai kursi spesialnya. di Meja Makan.
dari kamar, membawa Propaganda berasa lagi demo bertuliskan happy anniversary, sambil membawa sepotong kue dan kamipun bernanyi " happy anniversary.... happy anniversary... happy anniversary mommy and daddy"
"potooong kuenyaaaa. potoong kuenyaaaa.... naikin uang bulanannnya... uang bulaaaanaaaan... uang bulaaanaaaan..." *aksi demo dirumah* ngawur tenan ki


"First cake dong paaaaaaa" dan berakhir dengan ciuman cipika-cipiki dari papa untuk mama :3
"wishesnyaaaaaaa doooongggg wishesssss"

wishesnya ucapan dari mama, papa yang memperagakan ucapan mama. Absurd abis. Tapi munyu :3
 


"senyum dulu dong senyumnya manaah" teriak tukang poto yang paling cantik

Well, sekali lagi. Happy Anniversary mom and dad!!

mungkin hanya sesederhana ini kami membuat surprise. mungkin anak-anakmu belum bisa membahagiakanmu ataupun membuatmu bangga. tapi kami selalu berdoa. selama nafas kami masih berhembus, doa tak pernah kami lupakan. selama Ayah dan Ibu masih ada, kami selalu berusaha untuk selalu menjadi yang terbaik.

I'm falling in love with my family. Everyday. Everytime. and Always.

Sunday, August 5, 2012

terhixx of this week

pertama kalinya, nyoba ke kampus make rok. biasa banget ya? tapi sejak semester awal hanya sekedar wacana. entahlah gue selalu malu untuk mencoba sesuatu yang baru.


Rok ini, pengaplikasian dari wacana terdahulu, dan sebuah bencana baru di hari nestapa yang berkepanjangan.
Setelah puas diledekin. yang ini udah biasa kalo orang lagi nyoba make sesuatu yang baru

Di depan kampus, lagi boncengan miring anggun bareng anita lalu, tiba-tiba gue jatoh, keserimpet motornya dia. gue jatoh. jatohnya ke bawah. di parkiran depan LSO. sambil posisi orang push-up. yang luar biasa dari jatohnya adalah..................... roknya robek. yeh, ROKNYA ROBEK!!! bfffffftttttttttttt

Malu. Hingga nyampe ke ubun-ubun. Rasanya pengen guling-gulingan di tempat parkiran dikira kesurupan. haish. gue baru tau rasanya malu yang sebener-benarnya. Kapok. Kapok boncengan miring. Kapok....

Quote from nenek gayung : lu olang kudu belajar jalan ama boncengan biar ga kesrimpet neng.

iya nek, uh, nenek gayung memang top, selalu benar. Hixxx